halo
kembali lagi bersama saya,sekarang saya ingin berbagi informasi lagi
sama agan agan mengenai penangkal petir.oke langsung saja check this out
...
Apa itu petir?
Petir merupakan kejadian alam di mana terjadi loncatan muatan listrik
antara awan dengan bumi. Loncatan muatan listrik tersebut diawali dengan
mengumpulnya uap air di dalam awan .
- Ada tiga syarat untuk timbulnya petir.
b. kelembapan, dan
c. partikel bebas atau aerosol. Ketiga elemen ini akan menyebabkan
timbullah muatan dalam awan cumulonimbus.
Kondisi Indonesia
Umumnya muatan negatif terkumpul dibagian bawah dan ini
menyebabkan terinduksinya muatan positif diatas permukaan tanah, sehingga
membentuk medan listrik antara awan dan tanah. Jika muatan listrik cukup
besar dan kuat medan listrik di udara dilampaui, maka terjadi pelepasan
muatan berupa petir atau terjadi sambaran yang bergerak dengan kecepatan
cahaya.
Kerusakan terhadap Perangkat Electronik, penyumbang terbesarnya adalah
petir Sebesar 30 %.
Salah satu daerah di Indonesia, yakni wilayah Bogor, Jawa Barat pernah
tercatat sebagai wilayah yang memiliki sambaran petir per tahun tertinggi di
dunia per harinya, yakni sekitar 322 hari atau 88 persen per tahun.
- Sistem Proteksi Petir terdiri dari 3 macam :
81/1989 tentang konsep Lightning Protection Zone (LPZ) :
a. Proteksi Eksternal, yaitu instalasi dan alat-alat di luar sebuah struktur
untuk menangkap dan menghantar arus petir ke sistem pentanahan.
Proteksi Eksternal yang baik terdiri atas air terminal/interceptor, down
conductor, dan ekuipotensialisasi.
b. Proteksi Internal, merupakan proteksi peralatan elektronik terhadap efek
dari arus petir. Terutama efek medan magnet dan medan listrik pada
instalasi metal atau sistem listrik. Sesuai dengan standar DIV VDE 0185, IEC
1024-1. Proteksi Internal terdiri atas pencegahan terhadap dampak
sambaran langsung, pencegahan terhadap dampak sambaran tidak
langsung, dan ekuipotensialisasi.
c. Proteksi Pentanahan, merupakan bagian terpenting dalam instalasi sistem
proteksi petir. Kesulitan pada sistem pentanahan biasanya karena berbagai
macam jenis tanah. Hal ini dapat diatasi dengan perencanaan dan teknik
penerapan yang tepat, serta menghubungkan semua metal
- Jenis-jenis Sambaran Petir
Arus petir akan masuk ke bumi dan akan menyebabkan GPR (
Ground potential Rising ) atau dikenal sebagai kenaikan tegangan
tanah.
Inductive coupling
Pada saat sambaran petir mengenai tower maka akan timbul
medan elektromagnetik dengan kerapatan yang cukup tinggi. Dan akan
menginduksi semua material dalam radius 1 km 2, perangkat tidak
mengalami kerusakan karena sudah ada arrester pemotong tegangan.
Capasitif coupling
Ketika suatu perangkat/saluran terkena sambaran petir maka
perangkat/saluran yang lain menjadi netral sehingga ada efek kapasitf
virtual yang timbul diantara perangkat tersebut.
- Sistim Penangkal Petir
Sistem Pengaman atau penangkal Petir telah dimulai sejak BENJAMIN
FRANKLIN pada tahun 1752,menemukan teknik penangkal petir
menggunakan interseptor yang dihubungkan ke tanah melalui konduktor
berkembang sampai sistem yang pasif (konvensional) maupun aktif.
b. Sangkar Burung Faraday
Terdiri dari komponen – komponen :
- Alat penerima logam tembaga (logam bulat panjang runcing ) / spit
- Kawat penyalur tembaga Pentanahan / ground sampai dengan bagian
c. Radioaktif
- Electrode
partikel alpa dari isotop . Electrode akan
terus menerus menciptakan arus ion (Min 108 ion/det)
- Coaxial cabel
akibat petir, maka Coaxial cabel diberi isolasi sehingga benda-benda
disekitarnya aman.
- Pentanahan
terbaik = 5ohm.
- PROTEKSI INTERNAL
Fungsi : mengurangi dan menghilangkan beda potensial akibat sambaran
petir.
b. PERISAI/SHIELDING
Fungsi : mencegah induksi dan radiasi melalui medium udara ke
peralatan/kabel
c. ARESTER
Fungsi : sebagai pemotong pulsa untuk mencegah masuknya pulsa
transient petir secara konduksi melalui kabel/penghanta
SC : Diktat Sistem Catu Daya
oke mungkin sekian dari informasi yang dapat saya sampaikan,lebih dan kurangnya mohon dimaafkan terimakasih. :)
No comments:
Post a Comment